ketika logika terkalahkan oleh perasaan apa yang harus ku lakukan kekutan perasaan lebih besar ku andalkan daripada logikaku bahkan di dunia kerja aku selalu mengandalkan emosi dan perasaanku aku tau itu salah tapi entahlan emosiku selalu mengalahkan logikaku sudah ku tekan rasa ini tapi apa boleh buat aku tak pernah bisa tetap emosi yang jadi juara
Postingan populer dari blog ini
Duhai mata angin, beritahau aku dimana arah pulang Aku disini tak tau arah pulang karena dimabuk cinta Burung camar berkicau dengan merdunya Seolah iya tau bahwa aku sedang dimabuk cinta Ya Tuhan apa ini? Mengapa sang amor menancapkan anak panah yang sama teruntuk temanku Apakah akan ada luka diantara kami? Ya tuhan aku tak bisa melihatnya terluka Wahai engkau sang dewa Amor, Cabutlah anak panah ini yang tlah tertancap kuat dihati Sang Pelangi, selalu warnailah hariku Sekalipun dihari – hariku tanpa anak panah sang Amor By: ant pi
Komentar
Posting Komentar