ketakutan itu musuh terbesar dalam hidupku terutama saat ini, aku hanya bisa merasa takut hingga tak bisa memjamkan mataku.
ketika logika terkalahkan oleh perasaan apa yang harus ku lakukan kekutan perasaan lebih besar ku andalkan daripada logikaku bahkan di dunia kerja aku selalu mengandalkan emosi dan perasaanku aku tau itu salah tapi entahlan emosiku selalu mengalahkan logikaku sudah ku tekan rasa ini tapi apa boleh buat aku tak pernah bisa tetap emosi yang jadi juara
Komentar
Posting Komentar